Posts

Doa Ibu Juraij

Image
Juraij adalah seorang pemuda ahli ibadah, diam di tengah-tengah bani Israil dan hidup sebelum Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi wassallam diutus. Dia mendirikan sebuah bangunan khusus untuk beribadah dan menetap di dalamnya. Suatu saat ibunya mendatanginya sedangkan ia dalam keadaan shalat, ibunya memanggil dari luar: “Juraij! Juraij !”. Mendengar panggilan sang ibu maka Juraij menjadi bimbang dan berkata dalam hatinya, “Ya Allah aku memenuhi panggilan ibuku ataukah aku meneruskan shalatku?” Di tengah kebimbangannya itu, pada akhirnya dia  memutuskan untuk tetap meneruskan shalatnya. Sementara di luar, karena tidak mendapatkan jawaban dari Juraij, ibunya memutuskan pergi. Mungkin saja Juraij sedang keluar atau tidak dapat diganggu.  Keesokan hari, ibunya mendatanginya lagi dan memanggilnya,“Juraij! Juraij !”, maka Juraij menjadi bimbang, kemarin ibunya mencarinya namun ia dalam keadaan shalat dan memilih melanjutkan shalatnya dari memenuhi panggilan ibunya. Ternyata hari ini ib...

Kisah Sapi Betina

Image
Sapi betina (Al-Baqarah) Mencari pembunuh  Tersebutlah di kalangan bani Israil seorang yang kaya raya. Dia mempunyai saudara sepupu yang fakir, dia satu-satunya pewaris dari orang kaya tersebut. Karena lelah berada dalam keadaan fakir yang sudah sangat lama, maka dia membunuh orang kaya tersebut untuk mewarisi semua hartanya. Lalu dia membawa mayatnya ke desa lain dan membuangnya di pinggiran desa.  Kemudian dia berlagak hendak menuntut balas. Dia bersama orang-orang mendatangi nabi Musa agar berdoa kepada Allah supaya diberi petunjuk mengenai pembunuh orang tersebut.  Kemudian Nabi Musa memerintahkan mereka agar menyembelih sapi betina. "Sesungguhnya Allah menyuruh kalian menyembelih seekor sapi betina." Mendapat jawaban dari Nabi Musa mereka melihat satu sama lain, bertanya dalam hati masing-masing, apa hubungan pembunuh yang mereka tanyakan dengan menyembelih sapi betina? Mereka pun menatap Nabi Musa dan berkata, "Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?"...

Pemuda dan Buah Apel

Image
Cerita Sabit bin Zutho Menggigit apel Dikisahkan, beberapa abad lalu di masa akhir era Tabi’in, hidup seorang pemuda dari kalangan biasa namun saleh luar biasa. Suatu hari, pemuda yang dikisahkan bernama Tsabit bin Zutho tersebut sedang berjalan di pinggiran Kota Kufah, Irak. Terdapat sungai yang jernih dan menyejukkan di sana. Tiba-tiba, sebuah apel segar tampak hanyut di sungai itu.  Dalam kondisi yang lapar, Tsabit pun memungut apel tersebut. Rezeki yang datang tiba-tiba, sebuah apel datang tanpa diduga di saat yang tepat. Tanpa pikir panjang, ia pun memakannya, mengisi perutnya yang keroncongan. Baru segigit menikmati apel merah nan manis itu, Tsabit tersentak. Milik siapa apel ini? bisiknya dalam hati.   Meski menemukannya di jalanan, Tsabit merasa bersalah memakan apel tanpa izin empunya. Bagaimanapun juga, pikir Tsabit, buah apel dihasilkan sebuah pohon yang ditanam seseorang. '”Bagaimana bisa aku memakan sesuatu yang bukan milikku,” kata Tsabit menyesal. ...

Pembunuh yang Menepati Janji

Image
Pembunuh yang menepati janji Kisah berikut ini mengajarkan kepada kita tentang satu hal yang mungkin dianggap sepele dalam kehidupan seperti sekarang ini, yakni tentang menepati sebuah janji.  Hari itu udara berhembus lembut di kota Makkah dan Madinah. Menikmati suasana seperti itu, Umar bin Khattab bersama sahabat lainnya mengerjakan kewajibannya sebagai seorang khalifah.  Mengadu kepada Umar Tiba-tiba dua anak muda mengucapkan salam kepada Umar dan mendoakan kebaikan kepadanya, Umar membalas: “Semoga demikian pula untuk kalian wahai anak muda,” kata Umar kepada dua pemuda yang sedang memegang seorang laki-laki dengan kondisi tangan terikat.  Setelah menjawab salam, pandangan mata Umar tidak lagi tertuju pada dua anak muda tersebut, namun beralih kepada seseorang yang tangannya terikat yang datang bersamaan dengan dua anak muda itu. Meski mengetahui kondisi yang dianggap tidak adil,  Umar tidak serta merta menyimpulkan. Umar tidak mendahului dengan bertanya pada dua...

Kisah Tiga Orang yang Terjebak dalam Gua

Image
Tiga pemuda terjebak dalam gua Imam Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya. Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga orang dari umat sebelum kalian melakukan perjalanan, lalu mereka masuk ke dalam goa untuk berteduh di sana. Tiba-tiba ada batu besar yang runtuh dari atas gunung dan menutup pintu gua. Mereka berkata, “Kalian tidak dapat selamat dari batu ini kecuali kalian berdoa dengan perantara amal-amal salih kalian.”  Berdoa dengan amal Sholeh Lalu salah seorang dari mereka berdoa, “Ya Allah, dahulu saya memiliki kedua orang tua yang sudah renta. Saya tidak memberi minuman di  malam hari untuk keluarga saya atau hewan ternak saya, sebelum saya memberi  minuman untuk keduanya. Suatu saat saya ada keperluan hingga pulang larut dan belum sempat saya beri minum. Maka saya buatkan minuman untuk mereka, namun ternyata saya dapatkan mereka telah tertidur. Saya tidak ingin memberikan minum ...

Ashabul Ukhduud (Sahabat Parit)

Image
Pemuda Ashabul Ukhduud "Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, dan demi hari yang dijanjikan, dan demi yang menyaksikan dan yang disaksikan. Binasalah orang-orang yang membuat parit berapi dari kayu bakar. Ketika mereka duduk di sekelilingnya, sedang mereka menyaksikan apa yang sedang mereka perbuat pada orang-orang yang beriman. Dan tidak mereka menyiksa orang-orang beriman itu, melainkan karena orang-orang itu beriman kepada Allah yang maha perkasa lagi maha terpuji, yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." (QS. Al-Buruj: 1-9)  Pemuda belajar sihir Dari Shuhaib, Rasullullah Sholallahu 'alaihi wassallam bersabda, "Dahulu ada seorang raja dari golongan umat sebelum kalian, ia mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir tersebut berada dalam usia senja, ia mengatakan kepada raja bahwa ia sudah tua dan ia meminta agar dikirimkan anak yang akan jadi pewaris ilmu sihirnya. Maka ada seorang yang diutus kepadanya. Tu...

KISAH ORANG YANG SAKIT KUSTA, ORANG BOTAK DAN ORANG YANG BUTA

Image
Si Kusta, Si Botak, dan Si Buta Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ia pernah mendengar Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  Malaikat mendatangi si kusta, si botak, dan si buta Sesungguhnya ada tiga orang dari kalangan Bani Isra’il, yang satu menderita penyakit kusta, satunya lagi kepalanya botak, dan yang terakhir matanya buta. Allah Shubhanahu wa Ta’alla ingin menguji mereka semua dengan mengutus kepada mereka semua seorang malaikat, pertama kali malaikat tersebut mendatangi orang yang menderita kusta, lalu berkata kepadanya : “Apa yang paling engkau dambakan? Ia menjawab: “Warna kulit yang bagus, dan kulit yang mulus, serta di hilangkan penyakitku ini yang membuat manusia merasa jijik denganku”. Kemudian malaikat tersebut mengusapnya, sehingga penyakit yang di deritanya hilang lalu kulitnya berganti menjadi mulus.  Malaikat tersebut berkata kembali kepadanya: “Harta apa yang paling engkau cintai? Ia menjawab: “Onta – atau ia mengatakan: “Sapi”, ...